Breaking News
Loading...
Monday, June 26, 2017

Teknik Penilaian Keterampilan

( Ilustrasi Keterampilan Siswa )
      Teknik Penilaian Keterampilan

Pengertian Penilaian Keterampilan
Penilaian keterampilan adalah penilaian yang dilakukan untuk menilai kemampuan peserta didik menerapkan pengetahuan dalam melakukan tugas tertentu di berbagai macam konteks sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi. Penilaian keterampilan dapat dilakukan dengan berbagai teknik, antara lain penilaian praktik, penilaian produk, penilaian proyek, dan penilaian portofolio. Teknik penilaian keterampilan yang digunakan dipilih sesuai dengan karakteristik KD pada KI-4.

1.         Teknik Penilaian

Teknik penilaian keterampilan dapat digambarkan pada skema berikut.

Berikut ini adalah uraian singkat mengenai teknik-teknik penilaian keterampilan tersebut.

a.      Penilaian Praktik
Penilaian praktik adalah penilaian yang menuntut respon berupa keterampilan melakukan suatu aktivitas sesuai dengan tuntutan kompetensi. Dengan demikian, aspek yang dinilai dalam penilaian praktik adalah kualitas proses mengerjakan/melakukan suatu tugas.
   Penilaian praktik bertujuan untuk menilai kemampuan peserta didik mendemonstrasikan keterampilannya dalam melakukan suatu kegiatan. Penilaian praktik lebih otentik daripada penilaian paper and pencil karena bentuk-bentuk tugasnya lebih mencerminkan kemampuan yang diperlukan dalam praktik kehidupan sehari-hari.
            Contoh penilaian praktik adalah membaca karya sastra, membacakan pidato (reading aloud dalam mata pelajaran bahasa Inggris), menggunakan peralatan laboratorium sesuai keperluan, memainkan alat musik, bermain bola, bermain tenis, berenang, menyanyi, menari, dan sebagainya.

b.        Penilaian Produk
Penilaian produk adalah penilaian terhadap keterampilan peserta didik dalam mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki ke dalam wujud produk dalam waktu tertentu sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan baik dari segi proses maupun hasil akhir. Penilaian produk dilakukan terhadap kualitas suatu produk yang dihasilkan.
Penilaian produk bertujuan untuk (1) menilai keterampilan peserta didik dalam membuat produk tertentu sehubungan dengan pencapaian tujuan pembelajaran di kelas; (2) menilai penguasaan keterampilan sebagai syarat untuk mempelajari keterampilan berikutnya; dan (3) menilai kemampuan peserta didik dalam bereksplorasi dan mengembangkan gagasan dalam mendesain dan menunjukkan inovasi dan kreasi.
Contoh penilaian produk adalah membuat kerajinan, membuat karya sastra, membuat laporan percobaan, menciptakan tarian, membuat lukisan, mengaransemen musik, membuat naskah drama, dan sebagainya.

c.                       Penilaian Projek
Penilaian projek adalah suatu kegiatan untuk mengetahui kemampuan peserta didik dalam mengaplikasikan pengetahuannya melalui penyelesaian suatu projek dalam periode/waktu tertentu. Penilaian projek dapat dilakukan untuk menilai satu atau beberapa KD dalam satu atau beberapa mata pelajaran. Instrumen tersebut berupa rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan, pengumpulan data, pengorganisasian data, pengolahan dan penyajian data, serta pelaporan.
Penilaian projek bertujuan untuk mengembangkan dan memonitor keterampilan peserta didik dalam merencanakan, menyelidiki dan menganalisis projek. Dalam konteks ini peserta didik dapat menunjukkan pengalaman dan pengetahuan mereka tentang suatu topik, memformulasikan pertanyaan dan menyelidiki topik tersebut melalui bacaan, wisata dan wawancara. Kegiatan mereka kemudian dapat digunakan untuk menilai kemampuannya dalam bekerja independen atau kelompok.  Produk suatu projek dapat digunakan untuk menilai kemampuan peserta didik dalam mengomunikasikan temuan-temuan mereka dengan bentuk yang tepat, misalnya  presentasi hasil melalui visual display atau laporan tertulis.
Contoh penilaian projek adalah melakukan investigasi terhadap jenis keanekaragaman hayati Indonesia, membuat makanan dan minuman dari buah segar, membuat gerak tari berdasarkan level dan pola latih sesuai iringan, mencipta rangkaian gerak senam berirama, dan sebagainya.

d.                      Penilaian Portofolio
Penilaian portofolio merupakan teknik untuk melakukan penilaian terhadap aspek keterampilan. Penilaian Portofolio merupakan kumpulan sampel karya terbaik dari KD – KD pada KI-4. Portofolio digunakan untuk memilih hal-hal yang paling baik yang menunjukkan karya terbaik yang dihasilkan siswa. Tujuan utama dilakukannya portofolio adalah untuk menentukan hasil karya dan proses bagaimana hasil karya tersebut diperoleh sebagai salah satu bukti yang dapat menunjukkan pencapaian belajar siswa, yaitu mencapai kompetensi dasar dan indikator yang telah ditetapkan. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan hasil pekerjaan siswa, portofolio juga berfungsi untuk mengetahui perkembangan kompetensi siswa.

2.    Perencanaan Penilaian
Penilaian aspek keterampilan dilakukan melalui tahapan (1) perencanaan penilaian; (2) penyusunan instrumen penilaian; (3) pelaksanaan penilaian; (4) pemanfaatan hasil penilaian; dan (5) pelaporan hasil penilaian dalam bentuk angka dengan skala 0-100, predikat, dan deskripsi.

1.    Perencanaan Penilaian
1)      Perencanaan Penilaian Praktik
a)                Langkah-langkah perencanaan penilaian praktik
Perencanaan penilaian praktik meliputi langkah-langkah sebagai berikut:
·      Menentukan kompetensi yang penting untuk dinilai melalui penilaian praktik, dalam hal ini adalah KD dari KI 4
·      Menyusun indikator hasil belajar berdasarkan kompetensi yang akan dinilai
·      Menguraikan kriteria yang menunjukkan capaian indikator hasil belajar
·      Menyusun kriteria ke dalam rubrik penilaian
·      Menyusun tugas sesuai rubrik penilaian
·      Mengujicobakan tugas
·      Menyusun kriteria/batas kelulusan/batas standar minimal capaian kompetensi peserta didik

Langkah-langkah tersebut di atas dapat digunakan untuk merencanakan penilaian keterampilan dengan mengggunakan produk dan projek.

b)      Penyusunan kisi-kisi
Berikut adalah contoh kisi-kisi penilaian praktik (Tabel 3.21), soal/instrumen, pedoman penskoran (Tabel 3.22), dan rubrik penilaian praktik (Tabel 3.23).
Tabel 3.21  Contoh Kisi-kisi Penilaian Praktik
Nama Sekolah           :SMP Jaya Bangsaku
Kelas/Semester          :VII/Semester I
Tahun pelajaran         :2016/2017
Mata Pelajaran           : Prakarya (Kerajinan)

No.
Kompetensi Dasar
Materi
Indikator
Teknik
Penilaian
1.
KD Keteranpilan
Memilih jenis bahan dan teknik pengolahan serat/tekstil yang sesuai dengan potensi daerah setempat (misalnya rumput/ ilalang, kapas, bulu domba, kulit kayu, kain, tali plastik dan lain-lain)
Jenis bahan dan teknik pengolahan serat/tekstil
Siswa dapat memilih jenis bahan serat/tekstil
Praktik







c)   Penyusunan Instrumen
Instrumen yang digunakan dalam penilaian praktik harus memenuhi kriteria-kriteria tertentu.
§  Kriteria tugas
-       mengarahkan peserta didik untuk menunjukkan capaian hasil belajar;
-       dapat dikerjakan oleh peserta didik;
-       mencantumkan waktu/kurun waktu pengerjaan tugas;
-       sesuai dengan taraf perkembangan peserta didik;
-       sesuai dengan konten/cakupan kurikulum; dan
-       bersifat adil (tidak bias gender dan sosial ekonomi).
§  Kriteria Lembar Pengamatan
-       Langkah-langkah praktik yang diharapkan dilakukan peserta didik untuk menunjukkan praktik suatu kompetensi harus jelas.
-       Aspek yang dinilai dalam praktik tersebut lengkap dan tepat.
-       Kemampuan-kemampuan khusus yang diperlukan dalam menyelesaikan praktik harus nampak.
-       Kemampuan yang akan dinilai tidak terlalu banyak sehingga semua dapat diamati.
-       Kemampuan yang akan dinilai diurutkan berdasarkan urutan pengamatan.
§  Kriteria Rubrik
-       Memuat seperangkat indikator untuk menilai kompetensi tertentu;
-       Memiliki indikator yang diurutkan berdasarkan urutan langkah kerja pada instrumen atau sistematika pada hasil kerja peserta didik;
-       Dapat mengukur kemampuan yang diukur (valid);
-       Dapat digunakan untuk menilai kemampuan peserta didik;
-       Dapat memetakan kemampuan peserta didik; dan
-       Disertai dengan penskoran yang jelas.

Berikut adalah contoh instrumen penilaian praktik.


 Lakukan pemilihan jenis bahan serat/tekstil berdasarkan penyerapan pewarnaan

Alat dan Bahan:

Alat
Bahan
1.  Ember
1.  Pelepah pisang
2. Hanger
2.  Kelobot (Kulit jagung)
3. Penjepit kain
3.  Serat pandan

4.  Benang

5.  Kain katun

6.  Pewarna makanan

Tabel 3.22. Contoh Rubrik Penskoran Penilaian Praktik

No.
Aspek yang Dinilai
Skor
0
1
2
3
4
1.
Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan.





2.
Melakukan uji coba





3.
Membuat laporan.





Jumlah


Contoh Rubrik Penilaian Praktik

No
Indikator
Rubrik
1.
Menyiapkan alat dan bahan
2 = Menyiapkan seluruh alat dan bahan yang diperlukan.
1 = Menyiapakan sebagian alat dan bahan yang diperlukan.
0 = Tidak menyiapkan alat  bahan
  1.  
Melakukan Uji Coba
4 =   Melakukan empat langkah kerja dengan tepat.
3 =   Melakukan tiga langkah kerja dengan tepat.
2 =   Melakukan dua langkah kerja dengan tepat.
1 =   Melakukan satu langkah kerja dengan tepat.
0 = Tidak melakukan langkah kerja.
Langkah kerja:
1. Menyiapkan bahan
2. Mencampur pewarna
3. Mencelup
4. Penjemuran
3
Membuat laporan
3 =   Memenuhi 3 kriteria
2 =   Memenuhi 2 kriteria
1 =   Memenuhi 1 kriteria
0 =   Tidak memenuhi kriteria
Kriteria laporan:
1.    Memenuhi sistematika laporan (judul, tujuan, alat dan bahan, prosedur, data pengamatan, pembahasan, kesimpulan)
2.    Data, pembahasan, dan kesimpulan benar
3.    Komunikatif


Nilai = (skor perolehan/9) x 100

2)      Perencanaan Penilaian Produk
a)      Langkah-langkah merencanakan penilaian produk
·      Menentukan kompetensi yang sesuai untuk dinilai dengan penilaian produk dalam hal ini adalah KD dari KI-4
·      Menyusun indikator proses dan hasil belajar sesuai kompetensi
·      Menentukan kriteria yang menunjukkan capaian indicator pada produk yang dihasilkan
·      Merencanakan apakah tugas produk yang dihasilkan bersifat individu atau kelompok
·      Merencanakan teknik-teknik dalam penilaian individual untuk tugas yang dikerjakan secara kelompok
·      Menyusun instrumen dan rubrik penilaian
·      Menyusun kriteria/batas kelulusan/batas standar minimal capaian kompetensi peserta didik

b)      Penyusunan kisi-kisi

Tabel 3.24  Contoh  Kisi-kisi Penilaian Produk
Nama Sekolah        : SMP Jaya Bangsaku
Kelas/Semester      : VII/Semester II
Tahun pelajaran      : 2016/2017
Mata Pelajaran       : Prakarya

No.
Kompetensi Dasar
Materi
Indikator
Teknik
Penilaian
1
4.1   Mengolah bahan pangan buah segar menjadi makanan dan minuman sesuai pengetahuan rancangan dan bahan yang ada di wilayah setempat

Pengolahan bahan pangan buah segar menjadi makanan dan minuman
4.1.1. Mengolah buah segar yang ada di wilayah setempat menjadi makanan dengan menerapkan prinsip sanitasi dan hygiene.
4.1.2.  Mengemas  makanan  dari buah segar yang ada di wilayah setempat dengan menerapkan prinsip sanitasi dan hygiene.
Produk

Penyusunan Instrumen
Instrumen yang digunakan dalam penilaian produk harus memenuhi kriteria-kriteria tertentu.
§  Kriteria Tugas
-       Mengarah pada pencapaian indikator hasil belajar;
-       Dapat dikerjakan oleh peserta didik;
-       Dapat dikerjakan selama proses pembelajaran atau merupakanbagian dari pembelajaran mandiri;
-       Sesuai dengan taraf perkembangan peserta didik;
-       Memuat materi yang sesuai dengan cakupan kurikulum;
-       Bersifat adil (tidak bias gender dan latar belakang sosial ekonomi); dan
-       Mencantumkan rentang waktu pengerjaan tugas.

§  Kriteria Lembar Penilaian Produk
-       Kemampuan pengelolaan, yaitu kemampuan peserta didik dalam memilih tema, mencari informasi dan menyelesaikan produk
-       Relevansi, yaitu kesesuaian dengan mata pelajaran dan tema, dengan mempertimbangkan aspek pengetahuan dan aspek keterampilan dalam pembelajaran
-       Keaslian, yaitu produk yang dihasilkan peserta didik harus merupakan hasil karyanya, dengan mempertimbangkan kontribusi pendidik berupa petunjuk dan dukungan terhadap penyelesaian produk yang dihasilkan peserta didik
-       Kelengkapan dan ketepatan aspek yang dinilai dalam produk, yaitu kesesuaian tema, kreasi dan inovasi, kualitas produk, dan tampilan

§  Kriteria Rubrik
-       Dapat mengukur target kemampuan yang akan diukur (valid);
-       Sesuai dengan indikator;
-       Memiliki indikator yang menunjukkan kemampuan yang dapat diamati;
-       Memiliki indikator yang menunjukkan kemampuan yang dapat diukur;
-       Dapat memetakan kemampuan peserta didik; dan
-       Rubrik menilai aspek-aspek penting pada produk yang dihasilkan.

Penilaian produk dilakukan terhadap produk yang dihasilkan peserta didik berdasarkan kriteria yang ditetapkan.  Berikut adalah contoh instrumen  penilaian produk (Mata Pelajaran Prakarya dengan Aspek Pengolahan)

1.    Buatlah produk makanan yang berbahan  dasar buah segar  yang ada di wilayah setempat dengan pengemasan yang menarik dan menerapkan prinsip sanitasi dan hygiene.
2.    Kerjakan secara berkelompok dalam waktu 2 jam pelajaran
  


Tabel 3.25. Contoh rubrik penilaian produk mata pelajaran Prakarya (Pengolahan)
Aspek Penilaian
Skor
Bobot
Nilai (Skor x Bobot)
1
2
3
4
5
Kesesuaian Tema





10%

Kreasi dan Inovasi





10%

Kualitas Produk
-          Rasa
-          Warna
-          Aroma
-          Tekstur





60%

Pengemasan





20%

Jumlah
100%


Kriteria penskoran
1 = tidak sesuai (0%)
2 = kurang sesuai (1-25%)
3 = cukup sesuai (26-50%)
4 = sesuai ( 51-75%)
5 = sangat sesuai (76 – 100%)

Nilai = (skor x bobot ) /5



3)      Perencanaan Penilaian Projek
a)     Langkah-langkah merencanakan penilaian projek
·      Menentukan kompetensi yang sesuai untuk dinilai melalui projek
·      Penilaian projek mencakup perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan projek
·      Menyusun indikator proses dan hasil belajar sesuai kompetensi
·      Menentukan kriteria yang menunjukkan capaian indikator pada setiap tahapan pengerjakan projek
·      Merencanakan apakah tugas bersifat individu atau kelompok
·      Merencanakan teknik-teknik dalam penilaian individual untuk tugas yang dikerjakan secara kelompok
·      Menyusun tugas sesuai dengan rubrik penilaian



b)    Penyusunan Kisi-kisi Penilaian Projek

Tabel 3.26  Contoh  Kisi-kisi Penilaian Proyek

Contoh Kisi-Kisi Penilaian Proyek
Nama Sekolah        : SMP Jaya Bangsaku
Kelas/Semester      : VII/Semester I
Tahun pelajaran      : 2016/2017
Mata Pelajaran       : Prakarya

No
Kompetensi Dasar
Materi
Indikator
Teknik
Penilaian
1.
KD  Keterampilan Merancang, membuat, dan menyajikan produk kerajinan dari bahan serat/tekstil yang kreatif dan inovatif, sesuai dengan potensi daerah setempat (misal: rumput/ilalang, kapas, bulu domba, kulit kayu, kain, tali plastik dan lain-lain)

Membuat kerajinan dari bahan tekstil
Siswa dapat:
1.  Merancang pembuatan produk kerajinan dari bahan tekstil
2.     Membuat produk kerajinan dari bahan tekstil
3.   Menyajikan produk kerajinan dari bahan tekstil
4.   Menyusun laporan
Proyek







c)    Penyusunan instrumen (termasuk pedoman penskoran/rubrik)
Instrumen yang digunakan dalam penilaian projek harus memenuhi kriteria-kriteria tertentu.
§         Kriteria Tugas
-       Mengarah pada pencapaian indikator hasil belajar;
-       Dapat dikerjakan oleh peserta didik;
-       Dapat dikerjakan selama proses pembelajaran atau merupakan bagian dari pembelajaran mandiri;
-       Sesuai dengan taraf perkembangan peserta didik;
-       Memuat materi yang sesuai dengan cakupan kurikulum;
-       Bersifat adil (tidak bias gender dan latar belakang sosial ekonomi); dan
-       Mencantumkan rentang waktu pengerjaan tugas.

§  Kriteria Lembar Penilaian Projek
-       Kemampuan pengelolaan, yaitu kemampuan peserta didik dalam memilih indikator/topik, mencari informasi dan mengelola waktu pengumpulan data serta penulisan laporan
-       Relevansi, yaitu kesesuaian dengan mata pelajaran dan indikator/topik, dengan mempertimbangkan tahap pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam pembelajaran
-       Keaslian, yaitu projek yang dilakukan peserta didik harus merupakan hasil karyanya, dengan mempertimbangkan kontribusi pendidik berupa petunjuk dan dukungan terhadap projek peserta didik
-       Inovasi dan kreativitas, yaitu projek yang dilakukan peserta didik terdapat unsure-unsur baru kekinian dan sesuatu yang unik, berbeda dari biasanya

§  Kriteria Rubrik
-       Dapat mengukur target kemampuan yang akan diukur (valid);
-       Sesuai dengan indikator;
-       Memiliki indikator yang menunjukkan kemampuan yang dapat diamati;
-       Memiliki indikator yang menunjukkan kemampuan yang dapat diukur;
-       Dapat memetakan kemampuan peserta didik; dan
-       Menilai aspek-aspek penting pada projek peserta didik.

Berikut adalah contoh instrumen  penilaian projek.
Buatlah produk kerajinan dari bahan tekstil yang mempunyai nilai guna dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sekitarmu dengan  memperhatikan hal-hal berikut:
1.      Tentukan jenis produk yang akan dibuat
2.      Buat rancangan desain produk yang akan dibuat
3.      Buat rancangan alat dan bahan yang dibutuhkan
4.      Buat pola produk yang akan dibuat
5.      Wujudkan produk kerajinan dari bahan tekstil sesuai dengan rancangan yang dibuat
6.      Buat laporan proyek yang telah diselesaikan


Tabel 3.27 Contoh Rubrik Penskoran Proyek

Aspek yang Dinilai
Skor
0
1
2
3
4
  1. Kemampuan merancang desain produk





  1. Kemampuan merancang alat dan bahan





  1. Kemampuan membuat pola produk





  1. Kemampuan membuat produk





  1. Laporan





Skor maksimum
15


Catatan:
Guru dapat menetapkan bobot yang berbeda-beda antara aspek satu dan lainnya pada penskoran (sebagaimana contoh rubrik penskoran di atas) dengan memperhatikan karakteristik KD atau keterampilan yang dinilai.

Contoh Rubrik Penilaian Proyek
No
Indikator
Rubrik
1.
Kemampuan merancang desain produk
2 =   Perencanaan lengkap (bahan,cara kerja,hasil) dan rinci
1 =   Perencanaan kurang lengkap
0 =       Tidak ada perencanaan
2.
Kemampuan merancang alat dan bahan
2 = Merancang kebutuhan alat dan bahan tepat
1 = Merancang kebutuhan alat tepat tetapi pemilihan  bahan kurang tepatatau sebaliknya.
0 = Tidak merancang kebutuhan alat atau bahan

3.
Kemampuan membuat pola produk.
4 = Menggambar pola dan memberi label dari bagian-bagian pola secara tepat dan lengkap.
3 = Menggambar pola tepat tetapi memberi label dari bagian-bagian pola secara tepat kurang lengkap.
2 = Menggambar pola tepat tetapi tidak memberi label dari bagian-bagian pola.
1 =   Menggambar pola  dan  memberi label tidak tepat
 0     = Tidak ada gambar.
4.
Kemampuan membuat produk
4 =  Membuat produk dengan bentuk, warna, dan kemasan yang bagus
3 = Membuat produk dengan bentuk, warna yang bagus, tetapi dan kemasan kurang bagus
2 = Membuat produk dengan bentuk yang bagus,  tetapi warna dan kemasan kurang bagus
1 = Membuat produk dengan bentuk, warna yang bagus, dan kemasan kurang bagus
0      = Tidak membuat produk.
5.
Laporan
3 = Laporan lengkap
2 = Laporan kurang lengkap
1 = Laporan tidak lengkap.
0      = Tidak membuat laporan.


                    Nilai = (skor perolehan / 15) x 100

Sumber: Bahan pelatihan BIMTEK K-13 revisi

1 komentar :

Back To Top